Petani Cipejeuh : Janji Bupati DS yang Tak Kunjung Terealisasi

GINDO
GINDO Jumat, 24 April 2026 - 10:30 WIB
Petani Cipejeuh :  Janji Bupati DS yang Tak Kunjung Terealisasi
Petani di Cipejeuh kecamatan Pacet sangat berharap agar realisasi pembangunan embung segera dilaksanakan guna mengantisipasi saat musim kemarau

MEDIAKASASI | KAB BANDUNG-- JANJI BUPATI atau kepala daerah adalah bagian yang tidak terlepaskan dari politik. Janji Bupati adalah bentuk eksploitasi atas harapan dan kebutuhan masyarakat.

Namun, sering kali janji tersebut dibuat tanpa niat atau rencana yang jelas untuk diwujudkan. Seperti yang menimpa sejumlah petani Cipejeuh kecamatan Pacet Kabupaten Bandung membutuhkan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Petani di Cipejeuh kecamatan Pacet sangat berharap agar realisasi pembangunan embung segera dilaksanakan guna mengantisipasi saat musim kemarau. Dari catatan mediakasasi, sektor pertanian di kecamatan Pacet merupakan sumber mata pencaharian utama.

Ketakutan masyarakat petani di Cipejeuh adalah gagal panen akibat kekurangan debit air ke lahan pertaniannya. 

Seperti yang disampaikan Abah Dedi, dirinya sangat kecewa kepada Bupati Bandung yang berjanji akan merealisasikan pembebasan tanah serta pembangunan embung untuk warga petani di Cipejeuh.

Bahkan ketersediaan air embung itu juga akan sampai ke desa-desa di wilayah kecamatan Ciparay.

Masih menurut Abah Dedi,  janji pembebasan lahan dan pembangunan embung pernah dilaksanakan musyawarah terakhir di tanggal 4 November 2025. Dalam musyawarah telah disepakati akan dibangun di awal tahun 2026.

Namun, sampai bulan April 2026, belum ada tanda-tanda pembebasan dan pembangunan embung. Padahal dalam musyawarah di villa asri graha tersebut lengkap hadir dari PUTR, Disperkimtan, DPRD, Pihak PDAM dan pelaksana dari PT ABT dan masyarakat petani yang berdampak langsung.

"Janji bupati di bulan januari ada kajian dan Februari akan di adakan pembebasan lahan,  akan tetapi sampai saat ini janjinya gak kunjung di tepati," kata Abah Dedi

Dalam musyawarah tersebut, komitmen pemerintah daerah untuk menyediakan infrastruktur air guna irigasi pertanian dan mengatasi kekeringan di kecamatan pacet.

Menurut Abah Dedi, jika tidak ada realisasi dibulan April 2026, Ia bersama kelompok tani yang ada di kecamatan Pacet akan mendatangi Gubernur Dedi Mulyadi.

"Bapak aink pasti akan memberikan solusi kepada petani," katanya.

Perlu diketahui,  pembangunan jaringan perpipaan saat ini masih berlangsung dan dikerjakan oleh PT. Air Bandung Timur (ABT). Pembangunan jaringan tersebut merupakan kelanjutan dari jalur Cipejeuh hingga ke wilayah Maruyung.

SPAM Wilayah Timur Kabupaten Bandung dilakukan untuk meningkatkan cakupan pelayanan, serta memenuhi kebutuhan air minum masyarakat Kabupaten Bandung di delapan kecamatan yaitu Ciparay, Majalaya, Solokan Jeruk, Rancaekek, Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Cikancung, dengan rencana penambahan sambungan pelanggan kurang lebih sebanyak 45.000 sambungan pelanggan secara bertahap sampai dengan tahun 2029.

Adapun perkembangan tahapan SPAM Wilayah Timur Kabupaten Bandung meliputi tahapan persiapan, tahapan prakonstruksi, dan tahapan konstruksi serta tahapan serah terima setelah tiga puluh tahun dengan mekanisme kerja sama B to B (business to business).

Proyek dimaksud menggunakan skema kerja sama B to B (business to business) yang dilakukan antara Perumda Air Minum Tirta Raharja dengan PT. Air Bandung Timur sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) Kerja Sama. (Red)




 

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar.

JADWAL
SHOLAT
Minggu, 26 April 2026
Memuat...
  • Imsak--:--
  • Subuh--:--
  • Zuhur--:--
  • Ashar--:--
  • Magrib--:--
  • Isya--:--

Sumber : Kementerian Agama RI

OPINI

Belum ada opini yang diterbitkan.